Posts

Syukur

Image
source : http://penyebabpenyakit.net/ "Terakhir kali periksa kapan, Mbak?" "Dua tahun yang lalu." Kira kira begitulah percakapanku dengan seorang perawat di RS Mata dr. Yap. Jika dipikir-pikir lama juga ya tidak periksa mata. Apa karena selama dua tahun itu aku benar-benar nggak sempat periksa. Sepertinya tidak, waktuku cukup luang jika hanya sekadar periksa. Alasan utamanya karena periksa mata bukan menjadi prioritas utamaku selama dua tahun yang lalu. Alhamduillah, kemarin ada kesempatan untuk memeriksakan mataku kembali bersama adik keduaku. As a result , mataku terabaikan. Kabar buruk terdengar ketika menjalani  pemeriksaan minus mata. Seperti biasa, seorang perawat akan mengetes sejauh dan sejelas apa mataku bisa membaca huruf dan angka. Setelah berkali-kali mengganti lensa dan pusing menyebutkan angka dan huruf yang letaknya sekitar enam meter didepanku, perawat itu akhirnya memutuskan untuk menyudahi tes ini. Perawat itu akhirya mengatakan bahwa s...

One last cry

Akhir-akhir ini aku sering banget ndengerin lagu Bryan McKnight yang satu ini... Selain enak untuk didengarkan, liriknya itu tajem banget untuk orang yang sedang patah hati (Bukan berarti aku sedang patah hati lho ya...) Pokoknya recomended banget untuk kalian yang sedang 'patah hati' XD. Oh iya... ini dia liriknya My shattered dreams and broken heart Are mending on the shelf I saw you holding hands Standing close to someone else Now I sit all alone Wishing all my feelings was gone I gave my best to you Nothing for me to do But have one last cry One last cry Before I leave it all behind I gotta put you out of my mind this time Stop living a lie I guess I'm down to my last cry .... I was here You were there Guess we never could agree While the sun shines on you I need some love to rain on me Still I sit all alone Wishing all my feelings was gone Gotta get over you Nothing for me to do But have one last cry One last cry Before I leave it all be...

ENFP...

Image
Setelah dibuat penasaran selama beberapa hari terakhir.... Finally, aku sudah tahu tipe kepribadianku yang asli melalui test MBTI.... Awalnya aku coba-coba menggunakan www.16personalities.com yang disarankan oleh Jerry(orang paling jenius dikelas) XD... Hasilnya, aku tipe ESFP-T dan sering disebut "the entertainer"... Aduh.... tolong ya... aku sangat kaget saat membacanya... Setelah itu, aku test lagi dengan www.preludecharacteranalysis.com usulan dari Kezia dan hasilnya.... aku adalah seorang ENFP... dan aku lebih percaya dengan tes yang ini. Iseng-iseng nyoba test di www.16personalities.com lagi... Eh ternyata benar.... Aku adalah orang dengan tipe kepribadian ENFP-T yang sering disebut "the campaigner".... Setelah aku baca deskripsinya ternyata aku jauh lebih sreg ketimbang saat baca yang ESFP-T... Fyi, ENFP-T adalah orang dengan tipe dominan Extrovert, Intuisive, Feeling, Perospecting... untuk -T cari tahu sendiri ya... XD.... Singkat kata, menu...

Kertas soal

Seonggok kertas putih-buram Penuh tulisan, ketikan bahkan coretan Tertumpuk kaku di atas meja kayu Semakin hari semakin tebal menggunung Terbaca jelas disetiap sisi Angka, huruf dan gambar Berbagai persoalan yang wajib dijawab Mutlak benar tak boleh salah Jika sekali salah menjawab Coretan tinta merah segera digoreskan Beserta catatan singkat pembenaran Ya benar benar pembenaran Dan pada saatnya nanti Wahai kertas putih-buram Lembaran persoalan dan jawaban tertulis Akan berakhir di jalan yang berbeda Sebagian akan tetap abadi Sebagian akan dimakan rayap Sebagian akan diciptakan kembali Bahkan sebagian akan menjadi abu

Tidak salah

Memang tidak salah jika seseorang memliki ambisi besar di setiap perjalanan hidupnya... Hal itu sah-sah saja... Tapi yang menjadi masalah adalah ketika dalam proses pencapaian itu banyak merugikan banyak pihak. Apalagi jika dilakukan dengan menghalalkan segala cara. Ketika telah sukses tercapai percayalah, bahwa ambisi itu pada akhirnya hanyalah suatu hal yang semu~kebahagiaan sesaat.

Tak cukup 1 menit

Bicara denganmu...... tak cukup satu menit.... dua menit.... tiga menit.... Pernahkah kamu menelpon seseorang sampai lama sekali? sampai lupa waktu, lupa kalau ada janjian, lupa kalau ada tugas bahkan aduh.... lupa kalau mau sholat.... Parah ya.... Tentu saja orang yang ditelpon pasti bukan orang biasa. Orang itu pasti seseorang yang disayang... Eh.... Seperti ceritaku ini. Setiap hari pasti ada panggilan masuk atau panggilan keluar di handphoneku dari orang yang sama. Siapa lagi kalau bukan si orang spesial hehe... (re: Mama). Setiap hari minimal 1 menit waktu bicaraku dengan Mama. Biasanya itu sih kalau aku sibuk atau Mama sibuk. Selebihnya? Ya sampai kami puas bicaranya... Maklum lah.... Setiap hari pasti ada hal baru yang diceritakan. Entah urusan Mama di kantor, nilai ulanganku yang Naudzubillah, sampe adek abis makan apa.... Ya begitulah rutinitas anak yang jauh dari orang tua.... haha... Setidaknya dengan begitu kami jadi lebih memanfaatkan fungsi handphone yang s...

Bukankah, begitu jelas

Begitu jelas untuk didengar Merdu bunyinya Memekakan telinga Tetapi terkadang keduanya Seolah tidak mendengar Begitu jelas untuk dilihat Elok rupanya Membinarkan mata Tetapi terkadang keduanya Seolah tidak melihat Begitu jelas untuk dirasakan Nyaman rasanya Damai, tenang dan tentram Tetapi terkadang hati Seolah tidak merasakan Bukankah sejatinya setiap saat Begitu berharga untuk dinikmati Bunyinya, rupanya pun rasanya Tetapi terkadang telinga, mata pun hati ini Seolah mati tanpa mendengar, melihat pun merasakan -AS