Posts

The meaning of being adult

"Hey... How's life" is the first line I asked when meeting with everybody I care about, including her, my old ambitious squad in junior high school. It's already 6 years since the last time we met. We were closed enough until we walked in a different educational path after graduating from JHS. She is intelligent, independent, and friendly. That combination plays an essential part in modeling her as a perfect career woman. Most women like her will consider entering senior high school and then continuing their bachelor's education in university. However, she decided to challenge herself by continuing vocational study in petroleum major that took 4 years to finish. For me, it was the most adventurous decision-making ever as a woman with a high IQ like her.  Years passed, I got the fact that she was accepted into the tax education diploma program in the Indonesian financial department ministry college (STAN)... Oh God... she is fantastic. As a buddy, I'm also a bi...

Terjerembab

Kemarin adalah hari yang cukup menguji kesabaran. Curah hujan yang nggak berhenti dari dini hari sukses membuatku mager untuk berangkat kerja. Tapi bagaimanapun ya sebagai orang yang kerjaanya di lapangan, nggak bisa dong yang namanya work from home , jadi ya tetep harus ke lokasi. Saking derasnya hujan, ternyata adekku juga mager buat berangkat sekolah. Kita sama sama kezel kalau nyampe lokasi baju basah semua walaupun udah pakai mantel. Nah, melihat dua anak yang sedang kehilangan motivasi buat keluar rumah ini, membuat mamaku akhirnya nyuruh buat bawa mobil sekalian. Berangkatlah aku dan adekku. Karena aku ngikutin jadwal masuk sekolah adekku, bisa dibilang aku berangkat sangat mruput alias kepagian dari waktuku mulai kerja. Nggak apa-apa lah, nanti nyetirnya jadi lebih santai dan nggak keburu-buru, pikirku. Tibalah aku ke lokasi kerjaan. Karna aku bawa kendaraan roda empat, hal yang utama dan krusial sesampainya disana adalah mencari tempat parkir. Aku sempat parkir di depan ruko...

Refleksi Si Gadis BM

Selalu menyenangkan rasanya ketika kita mendapatkan sesuatu yang memang kita dambakan. Manusiawi sekali jika sebagai seorang individu punya banyak keinginan. Aku mendambakan sekolah favorit, aku ingin pergi ke tempat ini, aku pengen bekerja di sini, hingga aku maunya menikah dengan si ini, dan jutaan keinginan lainnya yang tentu saja tidak akan ada habisnya. Manusia itu luar biasa ya... tubuhnya cuma satu tapi banyak sekali mau di kepalanya. Yaaa... termasuk orang yang menulis postingan ini sih haha...  Jujur, sejak kecil bisa dibilang aku ini adalah anak yang cukup beruntung. Apapun yang aku cita citakan sebagian besar bisa aku raih. Aku pengen sekolah di sekolah X, alhamdulillah masuk, aku pengen barang ini, alhamdulillah dapet, aku pengen pergi ke tempat ini, alhamdulillah diberi kesempatan. Begitu banyak nikmat yang sungguh telah membuatku terlena. Dasar tidak tahu dirinya aku, semua hal ini tanpa sadar membentukku menjadi pribadi yang angkuh. Sombong dengan diri sendiri karen...

Aku Beranjak Dewasa

Merenungi setiap langkah yang sudah kutempuh di usiaku kini, membuatku teringat akan satu lagu masa kecil. Lagu yang sebenarnya belum lama kutahu, padahal yang membawakan adalah penyanyi favoritku. Lagu ini berisi panjantan doa yang mungkin tak terpikir untuk diucapkan diusia sekarang. Alhamdulillah... aku bersyukur dari sekian banyak lagu yang melintas di telinga ini, lagu ini muncul. Lirik lirik indahnya menjadi sebuah refleksi bagi perempuan yang tengah beranjak dewasa dan berada di persimpangan ini... Lirik: Aku beranjak dewasa - Sherina Dimalam yang sunyi dan sesenyap ini Dapatkah kumohon pada Yang Esa Masihkah tampak manis raut wajahku Masihkah seputih kapas dihatiku Bilakah tak kukoyak mata hatiku Oh mungkinkah Begitu besarnya kasih-Mu untukku Karunia dari-Mu setiap waktu Tanpa-Mu tak kan indah jalan hidupku Tanpa-Mu tak kan mudah nikmat rizki-Mu Karena-Mu s'lalu bersyukur saat ini Ku beranjak dewasa Semoga hidup ini kulalui dengan hati Yang seterang bintang-bintang indah be...

Understanding People

Image
Sejak aku kuliah di jurusan keperawatan, ada satu  kalimat yang selalu ditekankan di setiap perkuliahan  yaitu... setiap individu itu unik. Tidak ada manusia yang seratus persen sama, anak kembar pun ada bedanya,  and yesh , aku setuju dengan ini. Anak keperawatan diajarin untuk memperlakukan pasien sebagai satu individu yang utuh. Individu yang tersusun atas aspek-aspek biopsikososiokulturalspiritual (panjang dan kadang sering kelupaan nyebut urutannya) yang juga saling berpengaruh menentukan seperti apa sih orang ini.  Sebagai seseorang yang dulunya (mungkin sampai sekarang juga masih sih) dikenal sebagai orang yang demanding , tentu saja memahami manusia sebagai individu yang unik kerap menjadi problematika. Aku dulunya  sering bertanya-tanya kenapa sih setiap orang itu nggak sama, yang satu gampang diatur kok yang satu sulit. As a result, aku sering memaksakan suatu hal ke orang-orang di sekitar dengan caraku yang tidak jarang berakhir kisruh . Dalam realitanya, semakin usiaku ber...

All about donor darah

Image
Sudah pernah ikut donor darah? Jika sudah, aku sangat mengapresiasi tindakan baikmu... pokoknya lanjutkan terus yaaa donornya secara rutin :) Anyway , tulisan ini sebenernya bukan ditujukan buat kamu yang sudah pernah donor melainkan buat bro sis yang belum pernah nih XD... siapa tahu abis baca tulisan ini tiba-tiba kepengen buat donorin darahnya. Kenapa sih kita kudu banget donor darah, Din? Faktanya nih ya... ternyata dalam sehari permintaan darah buat pasien-pasien di rumah sakit tuh tinggi banget loh.. dalam satu tahun aja di Indonesia permintaannya bisa mencapai 4,5 juta kantong darah (1 kantong tuh isinya 350 ml, jadi dalam setahun butuh lebih dari 1,5juta liter darah). Kalau nggak terpenuhi ya bayangkan jika ada pasien yang mau operasi tapi nggak ada stok darah, bisa nggak jadi operasi dong. Atau ekstremnya ada pasien kecelakaan dan butuh tranfusi darah tapi nggak ada stok, bisa bisa ya nyawanya melayang. Nah, sebagai orang yang sehat, hal ini tentu perlu kita syukuri dan bisa...

Oh... Instagram

Image
Apa yang terbesit di dalam kepalamu ketika mendengar atau membaca kata "Instagram" ? Pikiranmu pasti akan tergiring pada aplikasi dengan logo berwarna dominan fushia gradasi dan list kamera putih yang populer sekali di kalangan netizen. Aplikasi yang konten utamanya adalah gambar, bisa foto atau hasil gambar digital, ditambah dengan fitur filter dan caption untuk menyempurnakan gambar yang ingin kamu share. Nah... my question, apakah kamu juga merupakan pengguna aktif? pengguna pasif? pengguna bisnis? atau jangan-jangan kamu juga merupakan pengguna multipel? hehehe, multipel disini maksudku adalah para pengguna yang juga punya second account yang tidak menunjukkan identitas aslinya.  source : google image Semenjak kehadirannya di tahun 2010, Instagram memang kian mendapat sambutan yang positif dari netizen di seluruh dunia. Bisa dibilang dengan fiturnya yang saat itu cukup beda dari apps lainnya macam facebook atau twitter, orang-orang pun tertarik untuk menginstall aplikas...

Mengingat 2020

Image
source : https://www.tedxdharavi.com/ Menutup akhir dekade dalam kondisi yang "tidak seperti biasanya" , membuatku teringat akan segala hal yang telah terjadi setahun kemarin. Tahun 2020... ah, benar-benar... tahun yang bisa diibaratkan seperti naik roller coaster. Rasanya setahun kehidupan yang aku jalani benar-benar fluktuatif, Naik turunnya yang tidak terduga, membuatku merasakan berbagai spektum emosi. Di awal tahun, aku menyusun 20 hal yang ingin aku raih di 2020. Tentang hal akademik, kehidupan pertemanan, keluarga, skill personal, sampai spiritual. Aku menulis 20 goals itu dalam tabletku dan kupasang di  main home screen , tentu saja agar membuatku selalu ingat apa yang ingin kuraih. Saat itu aku cukup percaya diri bisa menyelesaikan itu semua, hingga yang terjadi... Dua bulan pertama, masih on track ... aku sedang e xcited-excited nya melakukan pengambilan data untuk skripsiku. Alhamdulillah pengambilan data bisa selesai di awal Februari. Kegiatan pun berjalan sepert...

A letter from the soul

Image
Tonight, I'm just gonna cheer myself up... For the girl who always trying to be autonomous, I understand this condition must be stressful. Realizing the "real cruel world" with its competitions, comparisons, and ambition that make very fearful feelings. Especially, when regretting all the wrong choices you've taken. Hey Adinda... If I could get out of your body, I wanna give you the warmest hug ever while wiping all the tears you've dropped. I would be your basis every time you feel weary and always say "You'll be alright, Din". I really wanna do. But, since I couldn't get out of this body :"), I just wanna remind you to keep being strong girl. Life will always be an exam and luckily, you always can ask for help to the Almighty who is closer than your jugular vein. Remember, Allah SWT will never test the more than you can't handle . So, keep doing, praying, and cheer up Dear :) With love, your deepest soul

Thank you, COVID-19

Image
source : kompas.com 2020 has been half running. As the starting point of the new decade, we know that people are putting million ambitious dreams and to-do lists. Are you one of them? I also did the same things. I made 20 wishes to reach this year. As an enthusiastic person, it sounds challenging. Sometimes, I see it as a competition of the individuals to show their self existences. People will carry out all the things they have to reach it by giving 100 percent in this year. Sometimes, we are too sure and confident to reach our lists. We are focused on doing extras activity to put the checklist on the completed goals. We sometimes forget that there is the only one who can bring it into reality, Allah SWT. Then for all the arrogance that we made, He reminds us by testing the people with an invisible thing called COVID-19 - an acute respiratory disease caused by Corona Virus. The disease spread fast from China to all over the world. It spreads through droplets and attacks everyone in ju...

Learning Disaster Management from Japan - A Reflection

Image
さいがはわすれたころにやってくる  saigai wa wasureta koro ni yatte kuru A Japanese proverb above means disaster could happen and strike the population when they forget or ignore it (Kimura, 2012) . As a country with the same characteristics, every time Indonesia and Japan are confronting many risks of disaster. Every year, many disastrous events had happened such as earthquake, tsunami, flood, landslide, volcano eruption, etc. One of the unforgettable events that hit Japan was The Great East Japan Earthquake in March 2011 caused a thousand dead and lots of damages. Japanese scientists forecast that the event will reoccur with a bigger magnitude. That condition leads the country to prepare good disaster management. In early November 2019, my campus conducted Student Exchange Program with the University of Kochi, Japan. I became one of the delegations with another seven students and a lecturer. The main aim of the program was to learn about disaster management. As I have learned, there are ...

Reaching the destination

Image
Hey...  Have you read my previous post? okay, if you haven't just click this  word  :) In this post, I want to continue my exchange story by showing you the place where I visited before. Hopefully, it can be useful for you. Especially for my juniors who want to join this exchange program.  I am sure that you might never hear the name of this city. That's also what had happened to me.  Kochi When I searched for Google for the first time, I was surprised that it showed a city in India. Oh, it's not the correct city. Then, I changed the keyword by adding the "Japan" word. Finally, I could get some information about this correct city although I just got a little information from my finding. It had made me wondered during the preparation time. Was it a futuristic or natural typical city? I was so anxious at that time.  Then I decided to not expect much since  sometimes   too   much   expecting   could   bring ...